Kamis, 21 Februari 2019

Waktu,


Aku ingin mengucapkan terimakasih kepada waktu.
Oleh karena ia, hal yang tidak pernah berarti  bisa menjadi penuh makna.
Hal yang tidak pernah tersangkut di kepala bisa menjadi kenangan.
Oleh karena waktu, yang tadinya selalu teringat pelan-pelan akan terlupakan, yang tadinya luka akan menjadi bunga-bunga.
Jangan khawatir, waktu akan mengajarimu caranya.

Bangun,
Yang sudah pernah ada tidak harus selalu ada,
Yang telah tersusun masih bisa dibongkar,
Yang sudah pada tempatnya masih bisa diganti, periksa

Periksa
Lihat kembali yang sudah disepakati,cerna dengan kepala.
Ada hal yang ganjil dan tidak seharusnya, ubah

Sadar, berpikir
Berdialog menggunakan kepala.
Sadar dan berfikir, biarkan kata-kata tumbuh di kepala, biarkan imajinasi mengembara.

Sering terjadi moment seperti ini:
Sekali waktu punya banyak hal yang ingin diucapkan, tapi seiring waktu berjalan pelan-pelan semuanya menjadi tidak penting lagi.
Biarkan perasaan menguap ke udara, atau menjadi kekal abadi dalam ingatan, sehingga tidak ada yang perlu dibicarakan.

Tidak semua orang berhak untuk sebuah penjelasan, sebagian besar dari mereka cukup kita beri senyum dan kalimat, “aku baik-baik saja”.

Mencintai seseorang dengan santai adalah hal yang melegakan. Cinta yg tanpa energi posesif, cinta tanpa emosi negatif lainnya. Kita hanya bisa mencintai seseorang dengan cinta yg murni, tanpa memaksa untuk memiliki dan menyakitinya, ketika orang tersebut tidak kita miliki.


Yang indah di kejauhan hanya tergapai oleh mata, yang kekal dalam kenangan akan terus mengisi jiwa.


#residu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar